Kabut Asap Ganggu Pembelajaran
Kabut asap sepertinya merata menimpa Kalimantan, termasuk di wilayah Kota Banjarbaru. Betapa tidak, jarak pandang dijalan terbatas dan mengganggu aktivitas warga, termasuk para pelajar. Sebagaimana di SMAGA, kabut asap juga menyelimuti sekolah yang berlokasi dekat dengan kantor Pemprov Kalsel ini.
Kabut asap tidak saja menganggu jarak pandang tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar. terlebih untuk kegiatan pembelajaran olahraga yang dilakukan diluar gedung. Begitu juga saat kegiatan upacara, senam dan kebersihan lingkungan terjanggu dengan adaya kabut asap ini.
Sebagaimana disampaikan Heriyanto, salah satu pengajar bahwa kabut asap menggunggu kegiatan belajar siswa. Bahkan menurut Guru Mulok ini, jika pagi hari banyak anak-anak yang pakai masker sampai didalam kelas. Hal senada juga disampaikan oleh Hamlani, bahwa sekolah membolehkan siswa pakai masker saat upacara bendera karena memang berkabut asap.
Sementara itu, Saryono S.Pd selaku kepala SMAN 3 BJB mengatakan sejauh ini tidak pihak sekolah terus memberikan himbauan kepada seluruh siswa untuk memakai masker jika kabut asap. “Bahkan pihak sekolah mentolelir pemakaian masker didalam kelas jika diperlukan”, kata Saryono, S.Pd.
Walaupun kabut asap sepertinya menjadi masalah rutin diwilayah ini namun tindakan konkret dari pemerintah kota atau daerah tidak berdampak signifikan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kabut asap ini.
About author
You might also like
Meriahnya HUT SMAGA Ke-21
SMA Negeri 3 Banjarbaru sudah memasuki usia yang sudah mulai dewasa yakni berumur 21 tahun. Dimana pada tahun 2019 ini banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-21
Penerimaan Peserta Didik Baru 2017/2018
Untuk tahun pelajaran 2017 / 2018 SMAN 3 Banjarbaru akan menerima peserta didik baru sejumlah 324 siswa (9 kelas) yang terdiri atas 2 jalur penerimaan yaitu jalur PPDB Reguler dan
Peremajaan Pohon-Pohon Tua di SMA Negeri 3 Banjarbaru
SMA Negeri 3 Banjarbaru telah melaksanakan langkah penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan siswa dengan melakukan penebangan pohon tua yang potensial menjadi bahaya. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari program

















11 Comments
hamba allah
October 29, 11:24ayu fia
October 29, 13:26Jihad
October 29, 13:31RIZQI ZULQARNAIN HAMID
October 29, 13:31Korban PHP
October 29, 13:31Hamba allah ke 2
October 29, 13:31ahmad riadi
October 29, 13:34Reynaldi , nezar
October 29, 13:34Arafa Steven ricardo pangaribuan
October 29, 13:34Wahidurrahman
October 29, 13:36andre
October 29, 13:38