“Kebiasaan Pagi SMAN 3 Banjarbaru: Membangun Karakter dan Budaya Positif”
Banjarbaru – SMAN 3 Banjarbaru terus membangun budaya sekolah yang positif melalui penerapan kebiasaan pagi yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah.
Kegiatan pagi diawali dengan penerapan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) sebagai upaya menumbuhkan sikap ramah, saling menghargai, dan membangun hubungan yang positif di lingkungan sekolah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an dan doa bersama sebagai bagian dari penguatan karakter serta nilai spiritual peserta didik.
Dalam proses pembelajaran, SMAN 3 Banjarbaru juga menerapkan penggunaan teknologi secara bijak. Pada pembelajaran non-digital, peserta didik mengumpulkan telepon genggam untuk membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus belajar. Sementara itu, pada pembelajaran digital, teknologi dimanfaatkan secara tepat sebagai sarana pendukung pembelajaran.
Kebiasaan tersebut bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan wujud komitmen SMAN 3 Banjarbaru dalam membangun karakter, memperkuat spiritualitas, meningkatkan fokus belajar, serta membentuk peserta didik yang mampu menggunakan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.
Melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, SMAN 3 Banjarbaru terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang berkarakter, disiplin, positif, dan inspiratif.
SMAGA Juara!
Siap Laga, Siap Juara!
About author
You might also like
PERLU RAMBU-RAMBU LALIN
Menuju kantor pagi hari lewat jalan Aneka tambang sekarang udah ngk asik lagi. kondisi jalan yang sempit dan berlubang memerlukan konsentrasi yang lebih. apalagi saat pagi hari berbarengan dengan para
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Smaga Apel Nusantara
Tahun ini, puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda Nasional dilaksanakan di IKM. Mengambil tema “Bersatu Bangun Bangsa”, peringatan Sumpah Pemuda tahun ini serasa lebih bersemangat. Begitu juga halnya dengan para siswa
PMR SMAGA “We Care and friendly”
Dalam rutinitas upacara bendera setiap hari senin pagi, jika pian-pian ke SMAGA maka jangan heran amun ada dibarisan belakang para siswa yang juga berbaris dengan tertib namun memakai atribut (topi)














0 Comments
No Comments Yet!
You can be first to comment this post!