SMAGA SEMAKIN “TERBUKA”
Diawal pembangunannya, SMAN 3 Banjarbaru sempat diragukan akan perkembangnnya. Letaknya yg cukup jauh dari pusat Kota Banjarbaru membuat sekolah ini kesulitan untuk memenuhi quota penerimaan siswa baru diawal berdirinya. Saat itu, hanya ada satu akses jalan menuju SMAGA, yaitu jalan Aneka Tambang. Kondisi jalan yang rusak tidak dapat dilalui mobil ataupun kendaraan roda dua secara mulus. Jalan kaki adalah pilihan cerdas waktu itu agar sampai ke sekolah.
Kondisi ini baru berubah ketika tahun 2000 an dengan dibangunnya akses jalan mulai dari Cempaka. beriringan dengan pembangunan jalan itu, kondisi jl. Aneka Tambang mulai diperbaiki sehingga bisa dilewati mobil.
Seiring waktu berjalan, perkembangan SMAGA kini sudah luar biasa. Siapa sangka sekolah yang dulu jauh, kini berkembang pesat. Sejak bulan Juni 2012 lalu, pembangunan akses jalan Anaka Tambang dan Jl. SMA 3 sudah bisa dilewati oleh kendaraan besar. Jalan Aneka Tambang kini sudah lebar sekitar 20 meter, sedangkan jalan SMA 3 lebarnya 20 meter juga. Kedua akses jalan tersebut memberikan kemudahan bagi para siswa dan guru.
Kini SMAGA tidak sendiri lagi. Banyak bangunan yang berdiri di sekitar SMAGA. Terutama komplek perumahan, sekolah baru (SMKN 3 BJB) dan AKBID. Bahkan hanya berjarak sekitar 1 km, kini berdiri megah komplek perkantoran pemprov. Kalsel.
Yup, SMAGA kini sudah terbuka, dan kami siap untuk maju dan berkembang.
About author
You might also like
Lomba Tarik Tambang dalam Rangka Memperingati Hari Proklamasi RI Ke-71
Dalam rangka memperingati Hari Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71, SMA Negeri 3 Banjarbaru menyelenggarakan beraneka ragam lomba. Kemeriahan dan kegembiraan pun terpancar dari wajah siswa/siswi dalam mengikuti lomba
RAPBS SMAGA SUDAH DISAHKAN
Berdasarkan hasil rapat pengurus komite SMAN 3 Banjarbaru tanggal 13 September 2011 dan dilanjutkan dengan rapat pengurus komite bersama orang tua/wali yang dilaksanakan pada tanggal 17 September 2011 dan 01
Kabut Asap Ganggu Pembelajaran
Kabut asap sepertinya merata menimpa Kalimantan, termasuk di wilayah Kota Banjarbaru. Betapa tidak, jarak pandang dijalan terbatas dan mengganggu aktivitas warga, termasuk para pelajar. Sebagaimana di SMAGA, kabut asap juga














0 Comments
No Comments Yet!
You can be first to comment this post!